review BERNARD B2N - Helping Hands
CD Bernard B2N bisa dipesan melalui irock.comm@gmail.com seharga Rp.45.000 (belum termasuk ongkos kirim).
***
Bernard B2N on HELPING HANDS
review by : Didik <Didik@fscm.co.id>
Bagi yang belum kenal. Bernard B2N adalah salah satu gitaris Indonesia alumni GIT (Guitar Institute Of Technology) yang sekarang menjadi tokoh eksekutif IMI (Institut Musik Indonesia). Satu dari sedikit lembaga pendidikan musik formal di Indonesia.
Pada tahun 2001 sempat menjadi saah satu performer di ProgFest yang diselenggarakan oleh IPS(Indonesian Progressive Society).
Pada tahun itu pula dia menghasilkan album I bertajuk Searching For The Dream. Album instrumental gitar yang padat bergizi di tengah kekekeringan khazanah musik Indonesia akan kreatifitas musik yang berkualitas & inovatif saat itu (Hingga saat ini).
Di tahun 2006 ini B2N kembali menebarkan pesonanya melalui album II-nya, Helping Hands. Berbeda dari album I, pada album ini B2N tampak lebih percaya diri untuk menampilkan idealisme bermusiknya. Variasi style masih nampak (rupanya B2N tidak mau terikat dengan satu genre tertentu) Namun jauh lebih terintegrasi & menyatu pada setiap komposisi yang dia hasilkan. Tidak seperti pada album I yang terkesan berdiri sendiri-sendiri.
Didominasi warna fusion ala Tohpati (saat di Simak Dialog), Greg Howe & Tony MacAlpine (saat di CAB, Chambers-mac Alpine-Brunnel), dengan sound gitar yang cenderung lebih nge-rock untuk dibilang jazz.
Diimbangi dengan kualitas permainan yang lebih terasah. B2N banyak menampilkan teknik permainan gitar legato– teknik memainkan rangkaian nada yang terdengar mengalir, dengan satu petikan yang mampu menghasilkan lebih dari satu nada. Allan Holdsworth, Greg Howe & Brett Garsed adalah beberapa gitaris yang sangat dikenal dengan teknik permainan ini.
Tak ketinggalan pula, seperti pada album I, nada-nada melodius pada track-track ballad yang mengingatkan pada Neil Zaza ataupun Earl Klugh dihadirkan pula sebagai penyejuk di tengah kompleksitas permainan yang cukup dominan di album ini.
Sinkop & mode(rangkaian nada dengan interval tertentu) khas fusion / jazz rupanya juga sudah menjadi warna permainan yang diinginkan B2N untuk dieksekusi sebagai salah satu warna khasnya. Sementara struktur komposisi masih banyak mengacu pada warna pop & rock. Belum sepenuhnya mengeksekusi warna jazz / fusion yang lebih bebas & penuh improvisasi bersifat spontan.
Satu hal yang istimewa pula bahwa tema melodi juga sangat diperhatikan sebagai penghantar & benang merah pada setiap komposisi. Menampilkan karakter yang kuat untuk sebagai unsur pembeda dari setiap komposisi. Menjadi istimewa karena kecenderungan dari para instrumentalis untuk mengumbar skill-nya namun lupa dengan faktor tema melodi sebagai karakter utama suatu komposisi.
Warna rock terutama terdengar pada sound yang digunakan & beat-beat yang dibangun oleh pola permainan drum..
Tiga track dari album I ditampilkan pula dengan aransemen ulang yang tidak terlalu jauh berbeda dari aslinya, namun dengan kualitas permainan & sound yang jauh lebih baik.
Overall, Helping Hands layak menjadi koleksi dari para instrumental guitar mania. B2N mungkin belum sepenuhnya menemukan original stylenya. Namun kualitas permainan & songwritingnya layak untuk diapresiasi secara khusus. Dan yang pasti, karya-karya berikutnya sangatlah patut untuk ditunggu, karena B2N menjanjikan peluang untuk berkembang lebih jauh lagi.
Recommended !!
December 19th, 2008 at 6:32 am
..new comer here but hvbeen Longtime tune M97 fm, (use tobe), kiss fm, n maiden fans…
December 19th, 2008 at 6:33 am
.information plz event..rock on the stage…